7 Anak Muda Yang Kaya Raya dari Berinovasi di Internet

"Siapa pun yang berani berinovasi akan melihat hasil akhirnya". Hal-hal besar kadang kala muncul dari sesuatu yang tak terduga, dan hanya dengan jalan inovasi sesuatu yang besar itu bisa tercipta. Begitulah keadaanya, inovasi adalah cara yang pasti untuk sukses.

Pada kesempatan ini, bloGoooblok ~ akan memberikan informasi siapa saja orang-orang muda di dunia yang mendulang kesuksesan.

Mereka adalah orang-orang yang menjadi sukses karena bisa melihat hal-hal dengan cara baru dan tidak konvensional. Dengan cara pandang demikian, saat ini mereka sudah berada di posisi terbaik untuk membuat impiannya menjadi kenyataan, seperti anak kecil yang ingin segala sesuatunya jadi nyata.

Hidup dalam era digital saat ini, dunia telah disulap menjadi dunianya orang-orang muda. Telah banyak orang sukses dan cerdas memanfaatkan kesempatan karena berbekal pengetahuan soal internet, coding literasi dan mesia sosial.

Kemunculan anak-anak muda sebenarnya telah dimulai sejak 1970-an oleh dua rival besar, yakni Steve Jobs dan Bill Gates, Apple dan Microsoft. Keduanya memulai awal abad ke 20 dengan membangun kerajaan teknologi yang kemudian menggurita setelahnya.

Lalu tahun-tahun setelah Jobs dan Gates, datang pula Larry Page dan Sergey Brin yang kian merubah cara pandang dunia dalam mengakses informasi. Keduanya berhasil menciptakan Google disaat mereka masih duduk di bangku kulia di Stanford.

Begitu juga dengan Mark Zuckerberg yang muncul di pertengahan abad ke 20 dengan Facebook-nya. Ia mengawali pertumbuhan sosial media yang kian pesat. Seperti diketahui, Mark menciptakan Facebook saat dirinya masih kuliah di Harvard University dan sukses menjadi miliarder di usia 23 tahun.

Mark mungkin menjadi selebriti dan pengusaha digital dari generasinya. Namun, masih banyak anak-anak muda seumuran Mark yang juga mendulang sukses dari aplikasi internet dan dunia online. Berikut adalah beberapa anak muda yang tak kalah suksesnya dari para pendahulunya di dunia digital;

7. Matt Mullenweg, Kekayaan: $40 Juta (Rp512 Miliar Lebih)
Jika Anda blogger dan pengguna WordPress, sudah pasti tahu dengan sosok Matt Mullenweg. Dialah tokoh dibalik terciptanya WordPress. Matt lahir di Texas pada tahun 1984, tahun yang sama dengan kelahiran Mark Zuckerberg sang pencipta Facebook.

Awalnya WordPress tercipta karena Matt sendiri membutuhkan alat penerbitan yang baik untuk web.

Hingga pada akhirnya, dia sebagai CEO Automattic, perusahaan di balik WordPress.com mencipatakan dan mendirikan WordPress. Pada tahun 2005, Ia menulis di blog-nya, "WordPress adalah bagian dari siapa saya. Seperti makan, bernapas, musik, saya tidak bisa tidak bekerja pada WordPress. "

Selain mengembangkan WordPress, Matt juga membuat bisnis baru melalui Audrey Capital, sebuah perusahaan investasi dan penelitian untuk membantu hadirnya ide-ide dan inovatif baru. Kini WordPress menjadi sistem blogging paling populer di dunia dengan lebih dari 60 juta website yang tercipta.

6. John Vechey, Kekayaan: $60 Juta (Rp768 Miliar Lebih)
John Vechey adalah pencipta game di komputer. Ia telah mencipkan game untuk komputer jauh sebelum Facebook atau iPhone muncul. Ia adalah pemuda yang putus kuliah di tahun 1997 dan memilih untuk menjadi pembuat games untuk komputer bersama dua rekannya.

Pada tahun 2000, tiga pemuda ini akhirnya meluncurkan PopCap untuk pertama kali. PopCap-lah yang menjadi pelopor dalam industri game dunia. Salah satu games populer yang ia ciptakan adalah Bejeweled dan Plants vs Zombies. Mungkin Anda pun salah satu orang yang pernah menggunakannya.

Sejak meluncurkan PopCap, John Vechey semakin sering mengambil peran dalam dunia bisnis games. Ia juga merupakan CEO Interim dan VP Corporate Strategy and Development di Forays, perusahaan yang bergerak dalam lini produk sosial dan mobile.

Vechey percaya bahwa rahasia PopCap bisa sukses karena ia telah membangun games yang mudah diakses siapapun dan juga bisa dimainkan semua golongan.

Pada tahun 2011, Electronic Arts membeli PopCap dalam akuisisi terbesar yang pernah dibuat. Electronic Arts, membeli perusahaan tersebut senilai $750 juta (Rp9,6 Triliun) dalam bentuk tunai dan sebagian berbentuk saham. Dan jika dijalankan hingga mencapai target, pemiliknya tetap akan mendapat tambahan bayaran $550 juta (Rp7 Triliun).

John Vechey akhirnya meninggalkan perusahaan itu secara utuh pada September 2014, setelah ia mengembangkan dan bekerja di PopCap selama 15 tahun. Vechey kemudian bekerja mengembangkan Grist.org, sebuah situs berita berbentuk nirlaba hingga kini. Kedua temannya tetap berada di PopCap.

5. Angelo Sotira, Kekayaan: $75 Juta (Rp960 Miliar Lebih)
Angelo Sotira masih berusia 15 tahun saat pertama kali membuat situs sharing musik bernama Dimension Music pada tahun 1996. Kemudian pada tahun 1999, Dimension Music ia jual kepada Michael Ovitz, lalu berkerja di tempat itu selama kurang lebih dua tahun.

Hingga akhirnya pada tahun 2000, Angelo kembali menciptakan DeviantArt bersama dua rekannya, Matthew Stephens dan Scott Jarkoff. Hingga saat ini, DeviantArt telah tumbuh menjadi media sharing kreativitas dan kolaborasi untuk semua jenis seniman paling besar di dunia.

Padahal, awal mulanya, DeviantArt hanya untuk melayani komunitas desainer grafis yang tidak memiliki tempat untuk berkumpul, berbagi pekerjaan mereka, dan mempublikasikan apa yang mereka lakukan. Saat itu, aplikasi ini terbuka untuk emua jenis seni, dan disana bertumpuk karya-karya seni yang dipamerkan dari seluruh penjuru dunia.

Tercatat, sedikitnya sudah 2.500 kategori seni visual dan lebih dari 281 juta karya individu yang terpajang disana. Dan itu memungkinkan seniman di seluruh dunia mendapat tawaran dan umpan balik dari situs tersebut.

4. Blake Ross, Kekayaan: $150 Juta (Rp1,9 Triliun Lebih)
Siapa yang tak kenal Blake Ross. Bagi Anda pengguna browser Mozilla Firefox harusnya tahu siapa penciptanya. Yah, dia adalah Blake Ross. Pencipta web browser global yang kian populer.

Pemuda yang lahir tahun 1985 ini termasuk dari sedikit anak ajaib yang pernah lahir ke muka bumi. Dia telah menjadi pencipta diusia yang sangat muda. Ia menciptakan situs web pertama kali pada usia sepuluh tahun dan belajar soal pemrograman saat masih di duduk dibangku sekolah menengah.

Semasa sekolahnya pun, Bkale telah berkontribusi terhadap perkembangan Netscape segera setelah aplikasi itu open-source.

Dia mulai bekerja di Netscape pada usia 15 tahun. Namun akhirnya merasa kecewa dengan browser tempat ia bekerja. Dia pun mulai membayangkan satu browser yang lebih ringan, mudah digunakan dan memiliki daya tarik, maka lahirlah Mozilla Firefox.

Aplikasi browser ini dirilis tahun 2004 dan dengan cepat menjadi salah satu browser terbesar di dunia.

3. Andrew Michael, Kekayaan: $195 Juta (Rp2,4 Triliun Lebih)
Andrew Michael sudah terkenal sebagai anak ajaib sejak usianya 17 tahun. Namun kecerdasannya tidak membuat dia melanjutkan sekolah. Ia malah berhenti sekolah dari Sekolahnya di St Edward di Inggris, kemudian ia berkonsentrasi mengembangkan bisnis Fasthosts dan menjadi kaya.

Pada mulanya, Andrew Michael adalah pemuda yang kesusahan. Ia kesusahan mencari hots untuk usaha kecilnya. Kemudian dia memutuskan untuk membuatnya sendiri. Kerja kerasnya ini ternyata membuahkan hasil, hingga akhir 2013, Fasthosts diperkirakan telah memiliki 800.000 klien.

Fasthosts didirikan pada tahun 1998. Mulanya hanya menyediakan email dan layanan web lainnya untuk usaha kecil. Namun, lama kelamaan perusahaan ini berkembang sangat pesat dan menjadi raksasa dalam industri internet. Pada tahun 2002, Fasthosts terdaftar sebagai perusahaan teknologi yang tumbuh tercepat kedua di Inggris.

Karena semasa kecil tidak begitu beruntung, ia pun punya impian memiliki helikopter suatu waktu. Dan betul, ia akhirnya memiliki kekayaan lalu membeli helikopter. Namun akhirnya harus ia jual, karena ia merasa tidak begitu butuh. Ia hanya akan menyewa ketika hendak menggunakannya.

2. Chad Hurley, Kekayaan: $335 Juta (Rp4,2 Triliun Lebih)
Kalau yang satu ini mungkin Anda semua sudah tahu. Chad Hurley, pemuda yang lahir pada tahun 1977 ini adalah pendiri dan mantan CEO situs berbagi video Youtube.

Hurley bersama temannya Steve Chen berketurunan Asia untuk pertama kali menciptakan YouTube pada 2005. Namun tahun selanjutnya menjual YouTube ke Google seharga $1,65 miliar atau serata dengan Rp2112 triliun lebih.

Kedua sahabat karib ini pulalah yang telah menciptakan PayPal. Namun setelah 15 tahun menjalin kerjasama, keduanya akhirnya sepakat di pertengahan musim panas 2014 lalu, keduanya berpisah. Steve Chen pindah ke Google Ventures dan Hurley saat ini fokus mengembangkan MixBit.

MixBit adalah aplikasi baru yang membantu orang membuat video bersama-sama. Aplikasi baru ini diluncurkan masih dalam tahap pengujian atau beta. Aplikasi ini memungkinkan orang-orang mendapatkan umpan balik.

Konsep MixBit, diprediksi oleh banyak kalangan akan menjadi booming dimasa depan dan Chad yakin akan hal itu.

1. Andrew Gower, Kekayaan: $680 Juta (Rp8,7 Triliun)
Andrew Gower adalah salah satu pengusaha muda disektor digital yang paling sukses saat ini. Ia dinobatkan sebagai bapak games online dunia.

Dari tangan Gowerlah banyak aplikasi games online tercipta di bawah naungan Jagex Game Studio yang bermarkas di Inggris. Ia dikenal sebagai pengembang games online independen terbesar di Inggris dan penerbit game online.

Mula-mula ia dikenal karena Runescape yang terbesar di dunia dengan layanan gratis, MMORPG.

Setelah bekerja di Jagex hingga tahun 2010, Gower kemudian mendirikan sebuah perusahaan pengembangan game baru dan perusahaan konsultan games bernama Fen Research.

Saat ini, dia sedang mengembangkan permainan sci-fi dengan strategi futuristik bernama Solstrike. Perusahaan ini ia gunakan untuk membuat teknologi baru yang inovatif dalam bidang game online dimana pengguna juga bisa menciptakan konten.

Dalam usianya yang belum juga mencapai 40 tahun, kekayaan bersih Andrew Gower saat ini diperkirakan mencapai $680,000,000 atau serata dengan Rp8,7 triliun. Woooow...

Sebenarnya, masih sangat banyak anak-anak muda yang menjadi kaya raya hanya dengan mengandalkan pengetahuannya, melakukan inovasi lalu membuat mata dunia terperangah.

Di Indonesia pun sebenarnya sangat banyak, hanya saja negara ini masih belum begitu memberi perhatian dalam produk teknologi. Alhasil banyak anak-anak muda bangsa ini yang malah ke luar negeri agar karyanya dihargai. Padahal mereka punya potensi yang besar.

Walau begitu, anak muda Indonesia juga jangan mau ketinggalan untuk meraih kesuksesan di dunia internet. Sudah banyak orang yang mengecap keberhasilan dari menseriusi sektor ini. Kuncinya adalah konsisten dan inovasi.

(Baca: Ini 10 Bloggers Murni Berpenghasilan Terbesar di Dunia).

Demikian postingan ini, semoga memberikan manfaat dan pengetahuan sehingga kita mampu mencipta dan berinovasi di masa-masa mendatang. Oh iya, sebagian besar informasi di atas dikutip dari laman Therichest.

Ayo Terus Berkarya...!