Penjelasan dan Syarat Membuat Privacy Policy

Privacy Policy merupakan syarat mutlak bagi setiap website atau blog yang dikelola secara serius. Baik itu situs berita, e-commersil hingga blog-blog gratis yang serius menekuni bisnis online.

(Baca: Cara Mudah Membuat Privacy Policy Buat Blog).

Walau ada cara mudah dalam membuatnya, namun bloGoooblok ~ tidak menyarankan hal itu dilakukan. Hal ini karena, privacy policy atau kebijakan privasi setiap blog tidak pernah sama. Oleh karena itu, ada baiknya, kebijakan privasi ini dibuat sendiri.

bloGoooblok ~ memasang privacy policy dengan format bahasa Indonesia. Itu karena, seluruh isi blog ini berbahasa Indonesia, sehingga kebijakan privasinya juga harus berbahasa Indonesia. Lihat disini.

Kami paham, masih banyak yang belum mengerti apa sebenarnya yang dimaksud dengan privacy policy dan apa saja syarat yang dibutuhkan untuk membuat privacy policy. Oleh karena itu, tulisan ini kami buat.

Secara umum, privacy policy adalah sebuah penyataan atau dokumen hukum yang mengungkapkan beberapa atau semua cara mengumpulkan, menggunakan, mengungkapkan dan mengelola pelanggan atau data klien.

Jika dijelaskan secara rinci, privacy policy ini mengharuskan kita memberi penjelasan umum kepada pengunjung atas seluruh kebijakan pengaturan blog yang terpasang. Begitu juga dengan kebijakan data pengunjung dan cara menanganinya (mengelola).

Ada banyak hal menjadi persyaratan untuk membuat privacy policy, namun seluruh persyaratan ini tidak mutlak dan terbatas pada bagian tertentu saja. Tergantung inti dari blog atau website bersangkutan. Namun berikut adalah beberapa syarat umum yang harus ada dalam privacy policy:

  • Data pribadi pemilik blog. Data ini tidak terbatas hanya pada nama, alamat, tanggal lahir atau sebagainya, tapi juga bisa kepada data kelompok dan individu lainnya. Lebih baiknya lagi jika mencantumkan kontak.
  • Informasi buat pengguna atau pengunjung. Data ini berupa kebijakan blog yang harus diketahui oleh pengguna, seperti informasi terindentifikasi personal, misal cookies dan teknologi lainnya, IP address hingga log files.
  • Penggunaan informasi dalam blog atau website. Bagian ini berisi kebijakan analisa statistik yang kadang dijalankan oleh pengelola blog, tentang kebijakan iklan, e-mail newsletter hingga perlindungan dan keamanan informasi.
  • Kepatuhan hukum. Bagian ini hanya memberikan informasi singkat tentang kebijakan hukum. Ada baiknya membuat bagian ini dalam versi lainnya, misal laman soal Syarat Layanan dan Sanggahan.
  • Penutup. Ini hanya informasi tambahan yang bisa berubah suatu waktu. Lebih baik lagi jika punya lisensi. (Baca: Pentinganya Menjaga Postingan Blog dengan Lisensi).

Jika Anda memang berniat serius dalam bisnis online, privacy policy adalah syarat mutlak sebuah website atau blog. Daripada membuat privacy policy secara instan, ada baiknya dibuat sendiri. Selamat mencoba...