Ini Jawaban Google Indonesia Soal Blogspot Jadi .CO.ID

Setelah pada 3 September 2015 lalu, Google melakukan perubahan besar pada layanan gratisnya yakni blogspot dari domain .com menjadi .co.id, ada banyak spekulasi dan prediksi dari blogger-blogger Indonesia. bloGoooblok~ juga awalnya kelimpungan akan peristiwa ini. Bukan karena jumlah trafik yang menurun, melainkan iklan Adsense yang menghilang.

(Baca: Dampak Positif dan Negatif Blogspot Jadi .CO.ID)

Pada 6 September kemarin, bloGoooblok~ punya kesempatan untuk Hangouts (video call) bareng dengan salah seorang perwakilan Google Indonesia di Singapura, tepatnya Strategic Partner Manager Google.

Hangouts ini awalnya untuk belajar segala hal tentang Google Adsense, namun kesempatan ini tak saya sia-siakan untuk mempertanyakan perubahan blogspot. Awalnya pihak Google juga belum memberi jawaban namun berjanji akan membalasnya melalui email.

Kemudian komunikasi pun berlanjut melalui email pribadi. Satu persatu pertanyaan soal perubahan ini dijawab oleh pihak Google, hingga akhirnya pagi ini 8 September, jawaban menggembirakan datang juga. Semua perubahan sudah beres. "Halo Wisa, boleh saya cek lagi, sekarang udah beres yah?", kata Cia, Strategic Partner Manager Google Indonesia di Singapura.

Setelah mengecek, ternyata benar telah beres. Blogspot tidak lagi di direct ke .co.id dan saat dibuka versi .co.id pun iklannya telah muncul. Terima kasih Mbak Cia atas bantuannya.

Jawaban Google Soal Blogspot Jadi .CO.ID

Sebenarnya, sejak 3 September 2015, Google telah mengeluarkan pengumuman atas perubahan ini di Forum Google. Perubahan ini bahkan tidak hanya berlaku untuk Indonesia, ada 27 negara lain yang mengalami perubahan. Lantas apa alasan Google melakukan perubahan ini. Berikut penjelasan resmi dari Google yang telah disunting oleh bloGoooblok~.

Untuk negara-negara yang mengalami perubahan, alamat blog pengguna akan diarahkan ke domain khusus negara. Pemilik blog tidak akan melihat perbedaan pada blog mereka, tapi pembaca akan melihat domain khusus negara tergantung pada negara asal mereka. Penulis blog atau pemilik akan tetap mengelola konten dari Blogger.com, seperti biasa.


Mengapa Google melakukan hal ini? Jawaban yang bloGooblok~ dapat cukup masuk akal. Google melakukan ini untuk memberikan dukungan lebih untuk mengelola konten lokal. Itu artinya, blogger Indonesia bisa berjaya di negaranya sendiri jika memaksimalkannya dengan baik.

Lalu, siapa saja yang bisa melihat perubahan tersebut?

Siapapun. Alamat website dari blog Anda dapat mengarah ke domain khusus negara jika diakses dari negara lain. Misalnya, jika Anda berada di Indonesia dan melihat blogoooblok.blogspot.com, Anda mungkin diarahkan ke blogoooblok.blogspot.co.id, begitu pula jika berada di Malaysia dan lain-lainya. Domain khusus negara harus sesuai dengan negara di mana Anda sedang berada atau online.

Lantas, apakah perubahan ini mempengaruhi blog kita?  

Google memberi jawaban yang melegakan. Pemilik blog tidak akan melihat perbedaan yang terlihat di blog mereka. Yang mengalami perubahan adalah pembaca. Pembaca mungkin melihat domain khusus negara tergantung pada negara asal mereka.

Penulis blog atau pemilik akan terus mengelola dan mengedit konten mereka dari Blogger.com. Ketika Google malakukan penghapusan konten yang melanggar hukum setempat, mereka hanya melakukannya untuk domain khusus negara tersebut.

Bagi Anda yang memiliki domain custom juga tidap perlu khawatir, karena perubahan ini tidak berpengaruh sama sekali. Satu hal yang belum terjawab hingga kini adalah masalah duplikat konten. Namun, bloGoooblok~ yakin, hal ini tidak menjadi masalah krusial. Google pasti sudah memikirkannya dengan baik sebelum melakukan perubahan.

Intinya, perubahan domain khusus negara ini bukanlah hal yang mengkhawatirkan lagi saat ini. Semua masalah telah diselesaikan oleh pihak Google. Iklan oke, trafik makin mantap. Happy Blogger Guys...!