10 Kriteria Blog Yang Paling Disukai Google

Belum pernah ada yang memungkiri ketangguhan Google dalam menyumbang trafik bagi seorang blogger. Walau telah banyak search engine yang muncul belakangan, tetap saja banyak orang menuju Google dan mengetikkan kata yang hendak dicarinya.

Google telah berhasil menciptakan satu komunitas yang solid di masyarakat. Bahkan kata baru bermunculan dengan hadirnya Google.

Bersaing di mesin pencari Google bukanlah perkara mudah. Satu kata bisa menghasilkan jutaan halaman situs atau blog. Dan hanya 10 halaman situs dengan kualitas terbaik yang bisa nampang di halaman pertama pencarian Google. Banyak blogger yang bertanya, bagaimana caranya bisa muncul dihalaman pertama Google?

Pada dasarnya, muncul di halaman pertama pencarian Google itu cukup mudah, bahkan tidak perlu menggunakan teknik-teknik jahat (Black Hat SEO). Google saat ini sudah semakin ramah dan tahan terhadap sergapan teknik jahat. Jika ingin muncul di halaman pertama pencarian Google, Anda hanya perlu mengenali kriteria blog yang disenangi Google.

1. Google Suka Blog dengan Domain Khusus
Jika bicara domain khusus pasti yang dimaksud adalah Top Level Domain (TLD), tidak lagi menggunakan blogspot atau wordpress. Walau suka dengan blog TLD, bukan berarti Google membenci blogspot atau wordpress. Hanya saja, Google memperlakukan khusus domain dengan TLD.

Mengapa Google suka dengan domain khusus, jawabannya sederhana. Dimana-mana yang namanya berbayar akan didahulukan. Tapi tidak menutup kemungkinan, jika blog Anda berkualitas dan baik akan bisa menandingi blog dengan domain khusus.

(Baca: Cara Mengganti Domain Blogspot Jadi .COM)

2. Google Suka Blog yang Sudah Tua
Entah ada hubungannya atau tidak, tapi Google tidak sudah dengan daun muda, ia lebih suka dengan yang lebih tua. Ini bukan soal selera, tapi Google menilai dari segi kematangan. Semakin tua satu blog maka nilai matangnya akan semakin tinggi. Blog dengan umur yang sudah lama tentu punya banyak keunggulan, salah satunya jumlah postingan.

Tapi jangan dipikir blog yang tua serta merta akan disukai oleh Google. Tidak semua blog tua menjadi pujaan Google. Hanya blog tua yang menjaga dan meningkatkan kualitas yang disenangi oleh Google, kalau bisa Google akan mengajaknya kencan setiap saat.

(Baca: Cara Paling Jitu Meningkatkan Alexa Rank)

3. Google Suka Blog dengan Postingan Banyak
Seperti yang disebutkan diatas, umur tua yang disenangi Google adalah yang tetap update. Itu artinya, semakin tua satu blog maka akan semakin banyak jumlah postingannya. Jumlah yang menurut Google itu banyak memang belum ada batasannya, tapi 10 itu tentu saja masih sedikit.

Intinya, buatlah blog Anda penuh dengan postingan. Semakin banyak akan semakin baik. Minimal dalam sehari blog Anda mengupdate dua atau tiga tulisan. Karena dengan semakin banyak jumlah postingan Anda, halaman yang dijelajahi oleh Google juga akan semakin banyak, itu artinya peluang Anda nangkring di halaman satu Google semakin besar.

(Baca: Submit Banyak Sitemap Sekaligus ke Google Webmaster Tools)

4. Google Suka Blog dengan Postingan Berkualitas
Pada nomor tiga diatas disebut bahwa Google suka dengan blog dengan postingan banyak. Banyak tapi tak bermutu juga bukan kesukaan Google. Google memang cukup selektif dalam memilih blog. Selain harus banyak, postingan itu juga mesti berkualitas.

Salah satu cara membuat postingan berkualitas yakni tidak melakukan copy paste. Google sangat ahli dalam memilah hal ini. Jadi belajarlah menulis agar tidak melulu mencomot tulisan orang lain. Itu akan berdampak buruk buat blog Anda sendiri. Minimal gunakan imlu ATM (Amati Tiru Modifikasi).

(Baca: Cara Mudah Membuat & Memasang Meta Tag Di Blogger)

5. Google Suka Blog yang Disukai Pembaca
Google itu tau selera. Jika banyak yang suka satu tulisan, Google akan juga ikut-ikutan menyukainya. Salah satu indikator Google menilai satu blog disukai pengunjung adalah dari komentar dan share sosial media. Itulah mengapa, interaksi sosial di satu blog harus ditumbuhkan.

Selain itu, Google sangat tau berapa lama pengunjung mendatangi blog tersebut. Semakin lama sang pengunjung membaca artikel, maka Google akan semakin senang. Anda bisa melihat kesenangan ini dari Session Duration blog Anda. Bounce Rate juga menjadi pendukung penilaian Google, apakah pengunjung senang atau tidak.

(Baca: Mengenal Fungsi Domain Authority dan Page Authority)

6. Google Suka Blog yang Fokus
Sangat jarang blog yang mampu bersaing di halaman satu pencarian Google jika isinya gado-gado. Buatlah blog Anda khusus dengan topik tertentu. Jika terlalu banyak mengangkat topik, kemungkinan besar Google juga akan kebingungan menentukan jenis pencarian apa yang cocok buat blog Anda.

Dengan menetapkan satu topik khusus, Google akan dengan mudah menandai blog Anda ahli dalam hal tersebut. Ini juga menunjukkan profesionalisme Anda dalam memecahkan satu masalah. Saya yakin, jika blog Anda mulai serius menggarap satu topik khusus, tidak lagi akan diabaikan oleh Google.

(Baca: Kunci Menghasilkan Ribuan Dollar dari Google Adsense)

7. Google Suka Blog dengan Link Yang Baik
Dulunya banyak blogger yang tergila-gila dengan backlink. Bahkan sampai melakukan banyak cara agar punya banyak link. Hingga akhirnya Google memperkenalkan konsep blog nofollow. Arah kebijakan blogger pun berubah. Google juga tidak melulu menempatkan blog dengan banyak link dipencarian teratas.

Lalu apa yang dimaksud link yang baik?. Google saat ini suka dengan blog yang link internalnya tertata dengan baik. Ibarat jaring laba-lama, harus ada yang menyambungkan satu artikel dengan artikel lain. Itulah internal link. Lalu, jangan pula melupakan kekuatan ekternal link, yang menghubungkan satu blog dengan blog lain. Ini baru namanya link yang sehat.

(Baca: Tutorial Dasar Memulai Bisnis Online)

8. Google Tidak Suka Blog Spammer
Ini juga harus Anda perhatikan secara seksama. Kalau Google membenci blog yang spammer, artinya Google menyukai blog yang memberi manfaat kepada banyak orang. Setiap saat, Google terus memperbaiki hasil pencariannya. Dengan sebisa mungkin mereka menyisihkan blog-blog yang isinya hanya melakukan spam.

Masih ingat ketiga Google memperbaharui algoritmanya? Saat itu, ada banyak blog yang dulunya hanya melakukan spam yang ditendang oleh Google. Bahkan tidak sedikit blog dari blogspot yang kemudian ditutup Google karena kerjanya hanya spam. Jadi hati-hatilah untuk hal ini.

(Baca: Cara Mengaktifkan Akun Google (+) Plus)

9. Google Suka Blog dengan Tampilan Ciamik
Anda pernah ditolak Google Adsense?. Biasanya, saat Google Adsense menolak kita, ada beberapa kriteria yang dimesti dipenuhi oleh pemilik blog. Salah satunya adalah sistem navigasi yang baik. Itu artinya, Google juga menaruh perhatian pada penampilan.

Standar tampilan yang disukai Google tidaklah ribet. Yang harus diperhatikan adalah tata letak dan sistem navigasi yang baik serta loading blog yang cepat. Dengan tingginya penetrasi mobile phone, Google juga menyarankan agar tampilan blog bisa responsive. Intinya, tidak perlulah menggunakan terlalu banyak widget atau plugin di blog Anda.

(Baca: Tutorial Lengkap Membuat Blog Blogspot Jadi Profesional)

10. Google Suka Blog yang Selalu Update
List terakhir dari kriteria blog yang disenangi Google tentu saja adalah blog yang selalu update. Ini yang banyak dilupakan oleh blogger. Banyak yang berpikir, dengan jumlah postingan sudah ratusan maka itu sudah cukup. Memang benar, tapi persaingan dan informasi yang terus berkembang mengharuskan kita untuk terus mengupgrade diri.

Jika cepat puas dengan hasil yang biasa-biasa saja, maka kita akan tertinggal dengan orang lain. Buatlah blog Anda selalu update secara rutin. Karena ini sudah pasti sangat disenangi oleh Google. Minimal sekali satu atau dua tulisan dalam sehari. Dijamin, dengan sembilan kriteria diatas, ditambah selalu diupdate, blog Anda akan lengket dihati Google.

(Baca: Cara Mendaftarkan Blog ke Google News)

Demikianlah, kriteria blog yang paling disenangi oleh Google. Jika memang niat Anda untuk full time blogger, maka jangan lupa sumber trarik terbesar adalah Google. Walau jadi yang terbesar, bukan berarti satu-satunya. Sosial media juga tak bisa disepelekan. Untuk kriteria sosial media kita bahas dipostingan lain.

Intinya, 10 kriteria diatas akan menyelamatkan blog Anda dari kemiskinan trafik.

Semoga bermanfaat dan Jangan Lupa Bahagia!
+Wisa Rahardi