Cara Memilih Nama Domain dan Hosting Yang Baik



Nama yang baik akan memberikan sugesti yang baik bagi penggunanya. Begitu juga rumah yang baik di lingkungan terbaik akan memberi kenyamanan bagi penghuninya. Dalam dunia internet, nama dan rumah juga kita kenal dengan sebutan domain dan hosting.

Nama domain yang baik akan memberi dampak yang baik pula bagi pemiliknya. Dari nama tersebut, kesuksesan bisnis online atau profesionalitas blogger bersangkutan akan terlihat. Karena nama domain menjadi merek dagang yang jadi identitas pemiliknya.

Banyak blogger pemula yang punya cita-cita besar menjadi blogger profesional. Namun tidak mau mengeluarkan sedikit dana untuk membiayainya. Padahal, kadar keprofesionalan seseorang selalu punya harga. Begitu pula di dunia maya.

Modal utama bagi pebisnis online atau blogger profesional adalah blog atau website. Namun tidak sedikit orang yang kesulitan saat memilih nama untuk blognya. Kesulitan ini hampir sama dengan memilih membeli domain dengan penyedia domain murah.

Pada postingan ini, BLOGOOBLOK akan berbagi tips cara memilih nama domain dan layanan hosting yang baik. Hal ini penting dilakukan agar tidak ada penyesalan setelah memilih nama domain dan layanan hosting untuk blog yang nantinya kita gunakan untuk berbagai keperluan. Seperti menghasilkan uang.

Tips Memilih Nama Domain

Domain menurut penjelasan Wikipedia adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet.

Fungsinya untuk mempermudah pengguna internet saat melakukan akses ke server. Pada dasarnya nama domain itu berupa IP Address yang format aslinya berupa angka. Karena angka tidak mudah diingat, maka diciptakanlah domain yang berisi kata-kata. Sebagai contohnya BLOGOOBLOK.com itu nama domain.

Berikut beberapa tips bagaimana memilih nama domain yang tepat:

1. Pilih Kata Yang Mudah Diingat
Nama domain harusnya memiliki kesan bagi orang lain. Nama yang berkesan akan membuatnya mudah diingat. Pemilihan nama domain yang mudah diingat akan menjadi trademark yang sulit dilupakan orang lain.

Memang setiap browser memiliki fungsi bookmark, tapi tidak semua orang paham menggunakannya. Dengan nama yang mudah diingat, orang akan dengan mudah mencarinya di mesin pencari.

2. Pilih Kata Yang Singkat
Jangan persulit pengunjung Anda dengan memilih nama domain yang panjang. Semakin singkat nama domain Anda, maka semakin mudah diingat oleh orang. Jika tak menemukan kata yang singkat, toleransi penggunaan huruf hanya maksimal 10 angka. Lebih sedikit maka akan semakin baik. Saya lebih rekomendasikan maksimal hanya 7 huruf.

3. Pilih Kata Yang Mudah Dieja
Tidak sedikit nama domain yang pengucapannya susah-susah gampang. Ini tentu saja tidak baik bagi bisnis yang dikembangkan di dalamnya. Cobalah pilih kata atau istilah yang umum. Mencampur banyak huruf dan angka tanpa pelafalan yang baik tidak mencerminkan keseriusan.

4. Jangan Menggunakan Simbol
Penggunaan simbol dalam nama domain juga tidak baik. Karena kecenderungan pengguna internet tidak mau menuliskan simbol dalam mencari alamat situs. Misalnya tanda hubung atau yang lain-lainnya. Ini akan merugikan Anda, jika menggunakan simbol tertentu apalagi kalau menggunakan terlalu banyak angka.

Angka sebaiknya hanya satu. Jika pun terpaksa menggunakan tanda hubung, sebaiknya hanya dua kata. Bayangkan jika menggunakan tanda hubung yang banyak dan pengguna membukanya melalui mobile. Bayangkan sendiri rumitnya bagaimana.

5. Gunakan Kata Kunci Tertarget
Jika blog yang Anda ingin kembangkan memiliki topik tertentu, sebaiknya menggunakan kata yang ada hubungannya dengan kata kunci yang target. Tapi jangan menggunakannya secara berlebihan. Apalagi dipaksakan dengan menggunakan kata yang panjang. Itu juga tidak baik.

6. Gabungkan Nama Anda dan Nama Dagang
Jika blog yang Anda buat memiliki merek dagang seperti produksi baju atau sepatu. Maka sebaiknya menggabungkan nama Anda dan nama dagang agar mudah diingat. Misalnya nama Anda Sari, dan punya blog tentang sepatu. Sebaiknya pakai nama penggabungan keduanya menjadi sepatusari.com atau lain-lainnya.

Hindari menggunakan nama domain dari merek-merek yang sudah terkenal. Seperti Google, Yahoo, Amazon dan lainnya. Selain Anda dinilai tidak profesional, juga kemungkinan mendapat tuntutan juga lebih besar. Lebih baik membangun merek dagang sendiri.

7. Ekstensi Yang Tepat
Domain memiliki banyak sekali ekstensi. Yang umum adalah .com, .net dan .org. Namun ada juga ekstensi domain yang spesifik seperti .my, .accountants, .actor dan sebagainya. Domain lokal juga sudah mulai tenar seperti .id, .co.id dan banyak lagi.

Upayakan memilih nama domain yang umum saja jika peruntukannya untuk umum dan komersial. Pilihan terbaik tentu saja .com, karena sudah dikenal diseluruh dunia. Jika memang hanya menyasar pasar Indonesia pemilihan .id akan lebih baik.

Saya rekomendasikan Domainesia untuk membeli domain murah!

Tips Memilih Web Hosting

Menurut Wikipedia hosting atau disebut juga Web Hosting adalah tempat untuk menyimpan data-data sebuah website, seperti artikel, foto atau video. Melalui data yang tersimpan itulah orang bisa membukanya dimana pun ia berada.

Pada dasarnya, hosting adalah alat vital kesuksesan sebuah blog atau website. Ada dua jenis hosting yang tersedia di internet, yakni hosting gratisan dan berbayar. Namun yang namanya gratisan tentu punya banyak kelemahan. Sehingga saya lebih merekomendasikan penggunaan hosting berbayar.

Penyedia hosting di internet sangat banyak. Beberapa teman blogger banyak merekomendasikan penggunaan hosting dari luar negeri, padahal web hosting Indonesia juga sudah banyak dan cukup baik.

Salah satu faktor pendukung yang harus diperharikan saat memilih hosting adalah soal kecepatan dan bandwidth yang disediakan. Karena jika tidak memilihnya dengan tepat, bisa saja dikemudian hari web hosting yang digunakan akan bermasalah.

Layanan lain seperti database, email dan add on domain harus diperhatikan. Add on domain adalah domain yang bisa ditambahkan dalam satu akun. Jadi kita bisa membeli satu hosting namun memiliki beberapa domain sekaligus. Semakin banyak fasilitas add on domain yang disediakan akan semakin baik.

Tambahan lain seperti garansi uang kembali, SSL dan aktivasi instan juga penting. Tidak semua web hosting mau menyediakan layanan ini. Utamanya SSL (Secure Socket Layer). Padahal sudah ada layanan SSL gratis yang terbuka untuk umum.

Salah satu web hosting Indonesia yang menggratiskan SSL-nya bahkan untuk paket terendah sekalipun adalah Domainesia. Jadi dengan membeli hosting dan domain di tempat ini, kita sudah bisa merasakan layanan ekslusif dan URL domain kita berubah menjadi HTTPS yang biasanya hanya HTTP.

Menggunakan layanan hosting dalam negeri juga akan memudahkan dalam hal pembayaran. Biasanya web hosting luar negeri hanya memiliki sistem pembayaran melalui kartu kredit atau Paypal. Kalau hosting Indonesia sudah mendukung pembayaran melalui transfer antar bank.

Dengan menggunakan layanan dalam negeri, kita juga secara tidak langsung mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pasar teknologi dalam negeri juga akan bisa dibanggakan, sehingga mimpi yang diramalkan banyak orang, bahwa Indonesia akan jadi pusat ekonomi berbasis terknologi terbesar di Asia Tenggara akan cepat terealisasi.

Selamat Berkarya!