5 Alasan Perlunya Update Kembali Postingan Lama

Photo by Alejandro Escamilla on Unsplash

Ada ratusan artikel dalam BLOGOOBLOK. Sejak dibuat awal 2014, nyaris tidak pernah saya melakukan update untuk tulisan-tulisan yang telah usang. Padahal beberapa diantara artikel tersebut mendapat jumlah trafik yang tidak sedikit.

Alhasil beberapa komentar yang masuk bernada kurang sedap. Karena perkembangan terus terjadi, sementara postingan-postingan lama saya masih saja menampilkan cara kuno. Sudah barang tentu tutorial yang disajikan dalam artikel tersebut tidak lagi sejalan dengan perubahan.

Menyadari hal tersebut, sejak beberapa waktu belakangan, sembari membuat setidaknya satu artikel baru setiap hari, saya juga melakukan update pada artikel lama. Seperti yang saya terapkan pada postingan pertama kali blog ini. Cara Membuat Blog Blogspot dari Tahap Paling Awal.

Pada tutorial itu, saya menampilkan wajah baru Blogpost yang telah dimuktahirkan. Dulunya, masih mempertahankan tampilan lama dengan gaya bahasa yang juga ala kadarnya. Menyadari ketertinggalan, akhirnya saya putuskan untuk merombak habis isi artikel semula.

Sama halnya yang saya lakukan untuk artikel Cara Mendaftar Google Adsense dari Blog Blogspot. Artikel ini salah satu yang populer di BLOGOOBLOK. Padahal isinya masih menampilkan cara lama mendaftar Google Adsense, sehingga saya putuskan untuk melakukan update.

Keputusan melakukan update pada postingan lama memang bukan hal mudah. Karena dilain hal saya berniat terus menambah jumlah postingan, yang pada akhirnya harus terkendala waktu membuat artikel baru untuk update. Tapi kemudian saya sadar, yang lama juga jauh lebih penting dari sekedar menambah postingan.

Ada hal yang menguntungkan ketika kita melakukan update artikel lama. Selain beberapa yang sedikit saya singgung di atas, berikut beberapa alasan mengapa harus melakukan update.

1. Menampilkan Informasi Terbaru

Pada artikel Cara Verifikasi Blog Wordpress di Search Console, saya menampilkan informasi baru tentang penggunaan plugin. Artikel sebelumnya, tidak banyak informasi yang saya bubuhkan. Bahkan video yang tertaut di dalamnya pun sudah tak bisa diplay.

Menyadari hal itulah, saya kemudian melakukan update agar informasi baru seputar tutorial yang saya bagikan bisa berdaya guna kembali. Satu hal yang memang harus diperhatikan seksama bagi blogger khususnya yang banyak menginformasikan tentang tutorial untuk selalu memperbaharui informasi.

Bisa jadi, aplikasi AB yang kita bahas beberapa tahun sebelumnya sudah tak relevan lagi dikemudian hari. Maka update informasi bisa dilakukan untuk menerangkan ke pembaca, agar mereka tidak menganggap blog kita menyajikan informasi basi.

2. Mempercantik Tampilan Post

Seiring waktu berlalu, perubahan pun tak bisa dielakkan. Saat pertama membuat blog ini, bahkan pembaca dari smartphone belum seberapa. Sehingga saat itu yang saya pedulikan hanyalah pembaca desktop. Kadang gambar pun tidak jadi prioritas utama. Asal ada, maka jadilah.

Namun sekarang, estetika blog melalui tata letak, gambar visual yang digunakan sangat berpengaruh besar. Kebiasaan orang modern berubah menjadi lebih akrab dengan visualisasi. Dengan melakukan update pada postingan lama maka ada ruang untuk kembali menampilkan gambar menarik.

Sama halnya kalau kita menampilkan tutorial yang disertai gambar. Update yang dilakukan sejumlah teknologi sedikit banyak mengubah penggambarannya. Maka sebaiknya menampilkan gambar terbaru agar pembaca dapat mengetahui alur tutorial yang kita bahas.

3. Merapikan Penulisan

Sebagus apapun tulisan seseorang saat ini, ia pernah juga membuat tulisan yang kacau balau. Mungkin di sana sini typo atau pembahasannya terlalu bertele-tele. Maka sudah selayaknya artikel lama diperbaharui dengan penulisan yang kian manusiawi.

Saya pun ketika membaca artikel-artikel lama sangat sering menemukan kesalahan penulisan. Namun seiring perubahan, saya terus memperbaiki. Ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam merapikan tulisan. Salah satunya logika artikel yang tidak aneh atau amburadul.

Terkadang karena ingin terlihat tulisannya panjang, kata-kata tak penting ikut pula dimasukkan. Sehingga kita bahasnya apa, yang disinggung soal apa. Menurut logika, memperbaiki grammar dan menyunting kesalahan mengetik jadi alasan untuk melakukan update.

4. Menjawab Komentar Secara Langsung

Update artikel lama juga berkaitan dengan cara kita menindak lanjuti beragam pertanyaan yang masuk. Misal dalam artikel lama tersebut ada pertanyaan yang berulang kali ditanyakan pembaca. Atau kita menyadari bahwa pertanyaan itu penting. Maka sebaiknya melakukan update.

Jawab pertanyaan dari kolom komentar itu langsung di badan artikel, sehingga orang-orang yang dikemudian hari ikut berkunjung tidak lagi menanyakan hal yang sama. Hal ini juga memotong terbuangnya waktu membalas satu-persatu pertanyaan yang berulang kali.

Komentar pembaca kadang lebih uptodate dari postingan kita, sehingga hal ini mestinya jadi perhatian pemilik blog.

5. Memperbaharui Search Engine Optimization (SEO)

Alasan paling penting dalam mengupdate artikel lama yakni ikut pula memperbaharui posisi SEO kita. Google melalui robot-robot perayapannya secara berkala melakukan update. Informasi yang akan mereka sampaikan ke pencari merupakan yang terbaru.

Postingan lama yang telah usang sering kali tidak lagi diperhatikan Google. Dengan melakukan update, robot Google akan dapat pemberitahuan kembali bahwa ada pemuktahiran informasi di blog kita. Sehingga peluang muncul di halaman depan pencarian Google terbuka lebar.

Saat melakukan update postingan lama, ada peluang pula buat kita memperbaiki SEO. Misalnya dengan memasukkan unsur semantic keyword dalam artikel. Semantic keyword adalah kata kunci lain yang berkaitan dengan kata kunci utama.


Jika mengikuti perkembangan teknik SEO saat ini, semisal gambar yang kudu ada keterangannya, akan dengan mudah direalisasikan jika kita melakukan update.

Lima alasan di atas saya rasa lebih dari cukup untuk melakukan update tulisan lama. Masih banyak keuntungan lain yang bisa kita dapatkan. Namun begitu, ada hal yang mesti diperhatikan ketika memutuskan melakukan update. Salah satunya:

  • Jangan mengganti URL aslinya : Ketika mengganti URL lama, maka membuka peluang untuk menuju halaman error 404. Pun kalau kalian sudah menyiapkan halaman error 404 silahkan saja mengganti. Artinya sudah ada plugin atau alat redirection yang dipasang, sehingga ketika pengunjung datang akan dialihkan ke URL baru.
  • Jangan menggati tanggal publikasi : Standar URL blogspot selalu memiliki bulan dan tahun. Jadi ketika mengganti tanggal publikasi, URL akan mengikut pada perubahan itu. Artinya sama saja mengganti URL lama. Sehingga sebaiknya tidak perlu mengganti tanggal publikasi.
  • Jangan mengedit tulisan 100% : Meski yang kebanyakan saya lakukan adalah mengubah total isi tulisan, namun itu tidak saya sarankan. Sebaiknya edit atau update tulisan semestinya saja. Bukan apa-apa. Mengedit 100% tulisan sama saja membuat baru dan itu prosesnya cukup melelahkan. Yakin deh itu berat, biar aku saja.
  • Jangan lupa beri disclaimer : Disclaimer penting dibubuhkan dalam update postingan agar pembaca tahu telah terjadi pembaharuan. Misal ada bagian dalam artikel yang diubah, sebaiknya beri disclaimer bahwa bagian tersebut telah diperbaharui pada waktu tertentu.
  • Jangan lupa memantau : Setiap kita melakukan update, tak ada salahnya kita memantau tulisan lama tersebut. Apakah ada perubahan dari segi pencarian atau jumlah pembacanya meningkat atau tidak. Hasil pantauan ini akan menentukan langkah selanjutnya. Mungkin akan lebih banyak yang diupdate atau hentikan sama sekali.

Mengedit artikel lama bukanlah hal baru dalam dunia blogging. Sejak dahulu telah dilakukan banyak orang. Yang harus diperhatikan, artikel lama yang diupdate memang sudah seharunya update. Jangan yang masih relevan dengan kondisi kekinian ikut dirombak habis-habisan.

Bagi saya pribadi, mending melakukan update artikel lama yang sudah dapat posisi di mesin pencari ketimbang memperbanyak tulisan dengan informasi yang hanya secuil. Khusus untuk blogger yang tidak jauh-jauh dari dampak perubahan, sangat disarankan untuk secara berkala melakukan update.

Salam kreasi!
 

Comments

Artikel Populer Lainnya

Cara Memasang Iklan Google Adsense di Blogspot

Cara Mendaftar Google Adsense dari Blog Blogspot

Mengenal dan Cara Membuat Layanan Subscribe

Apa Itu Pinterest dan Bagaimana Membuatnya?

Cara Alami Meningkatkan Viewers Youtube

Cara Mudah Memasang Iklan Google Adsense di Youtube

Cara Membuat Signature Pada Gmail, Yahoo dan Outlook

Cara Membuat Layanan Contact Us di Blog

Cara Mudah Membuat Privacy Policy Buat Blog

Cara Mengubah Nama Akun/Channel Youtube