"Nyalakan notifikasi untuk mendapatkan update berita utama dari ... ". 

Pesan seperti itu sangat lazim ditemui jika mengunjungi satu website. Bukan hanya situs berita bahkan blog atau website yang pembahasannya spesifik pun kadang-kadang memasang pesan seperti itu. Pengunjung akan dihadapkan pada pilihan ya atau tidak. 

Terus terang, saya juga memasang beberapa notifikasi di laptop dan mobile. Sekedar untuk tahu apa yang sedang terjadi di luar sana. Karena tidak 24 jam saya memandang layar. Terkadang ada peristiwa besar yang luput diperhatikan dan baru ketahuan ketika ada notifikasi yang masuk. 

Pemberitahuan atau notifikasi ini sangat berbeda dengan berlangganan atau subscriber. Buat yang sering main Youtube akan paham apa perbedaannya. Notifikasi akan mengingatkan kita ada update baru dari website yang kita ikuti. Karena potensi trafiknya tinggi, banyak orang yang kemudian ikut memasangnya atau sekedar mengingatkan pengunjungnya untuk mengaktifkan notifikasi. 

Ada situs yang mendevelop sendiri notifikasinya dan ada pula yang menggunakan pihak ketiga. Karena lalu lintas trafik cukup besar inilah, sebagian orang melihat potensi. Notifikasi bisa mendatangkan banyak kunjungan sekaligus menghasilkan uang. 

Awalnya saya juga tidak yakin. Tapi setelah mempelajari banyak layanan serupa ternyata itu memungkinkan. Bahkan sangat menjanjikan. Saya kemudian memusatkan perhatian dengan salah satu jaringan iklan notifikasi bernama DatsPush.com. Leadbit Group sebuah perusahaan pemasaran digital dan afiliasi yang berada di belakangnya. 

Perusahaan ini memang memiliki ideologi untuk monetisasi setiap ceruk yang ada di internet. Maka tidak mengherankan DatsPush hadir dengan ide yang liar. Menguangkan layanan notifikasi. Sebuah layanan yang selama ini tidak terpikir untuk menghasilkan uang. 

Push Notification Marketing

Tapi sebelum lebih jauh membahas apa dan bagaimana DatsPush ini bekerja. Tidak sah rasanya jika tidak mengulas tentang push notification marketing atau strategi pemasaran dengan dorongan. Konsep ini memang bermula dengan dorongan secara harfiah. 

Seorang dokter di Amerika pada tahun 1879 bernama Dr. Phineas Q. Snead menguangkan strategi ini pertama kali. Ia akan berdiri di depan kantornya dan dengan sengaja mendorong orang-orang yang lewat. Kemudian ia menawarkan jasa untuk mengobati luka akibat terjatuh. Ia mendorong agar ada yang masuk dan mengenali bisnisnya. 

Meski terlihat sangat ekstrim tapi konsep itu berhasil. Pada dasarnya yang dilakukan Dr. Snead adalah strategi promosi yang langsung menyasar pelanggan potensial. Banyak model bisnis yang menarik di luar sana namun tidak dikenali karena pemasarannya yang kurang tepat. Dengan teknologi, pelaku usaha bisa mendorong siapa saja untuk melihat prospek bisnisnya.  

Sebenarnya push notification marketing ini tidak ada bedanya dengan iklan di pinggir jalan, di televisi atau radio bahkan katalog surat kabar. Keunggulannya menggunakan teknologi karena saat ini manusia sudah sangat ketergantungan dengan gadget. Jadi peluangnya sangat besar. 

Pemasaran notifikasi ini seperti menabur benih. Ibaratnya saat kita menanam jagung. Kita mengarahkan mereka melihat kawasan jagung itu ditanam lalu berharap beberapa dari mereka ada yang mengambilnya. Sederhana namun efektif. Bagi pemilik usaha, strategi marketing ini sangat menguntungkan. 

Potensi Penghasilan dari DatsPush

Saya tidak akan membahas lebih jauh soal pengiklan lagi. Sebaliknya, apa yang bisa didapatkan oleh pemilik blog/website atau aplikasi. Di DatsPush, pemilik blog akan mendapat keuntungan lebih jika memasang notifikasi. Sebagaimana jasa periklanan lazimnya tentu akan hitung-hitungan keuntungan. 

Salah satu kelebihan dari DatsPush karena tidak terpaku pada letak geografis. Jadi siapa pun, dari mana dengan bahasa apapun semua bisa bergabung untuk mulai memonetisasi traffic mereka. Ada beberapa hal menurut saya membuat layanan ini unggul. 

Pertama: Format Iklan

Kita tahu, banyak penyedia layanan iklan saat ini masih menggunakan konsep konvensional. Berupa banner lalu dipasang di website. Tidak salah memang. Namun tidak ada ruginya juga melihat potensi yang lain. DatsPush hadir dengan inovasi yang lain. 

Mereka menyadari ketergantungan masyarakat atas mobile. Posisi gadget saat ini sudah jauh lebih penting dari dompet. Dan itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh penyedia layanan iklan. Salah satunya dengan menghadirkan iklan Mobile Push dari DatsPush. 

Mungkin atau sebagian besar dari kalian sudah akrab dengan notifikasi di smartphone. Tidak ada salahnya menggunakan layanan DatsPush untuk menguangkan semua itu. Selain di mobile, mereka juga punya format di website dan Rich Push yang akan dikirimkan kepada pelanggan Anda bersama dengan sebuah foto. 

Contohnya seperti ini: 


Kedua: Metode Penghasilan

Prinsip dasar DatsPush soal penghasilan sangat sederhana. Pengunjung membuka website dan setuju mengaktifkan notifikasi. Setelah itu mereka akan mendapat kiriman pemberitahuan yang bisa saja dikemudian hari mengandung iklan. Dari situ pemilik website yang memasang notifikasi DatsPush akan mendapat uang. 

Skema alirannya seperti ini: 


Metode dasar pembayarannya ada dua. Berbasis CPA dan RevShare. Model Cost Per Action (CPA) sebenarnya sudah umum diterapkan penyedia jasa iklan. Pemilik situs hanya perlu memasang skrip DatsPush dan menunggu orang datang. Lalu bayaran pun mengalir. Khusus untuk DatsPush bayarannya lumayan menggiurkan. Bisa sampai $20 untuk setiap 1000 langganan push. Namun itu tergantung letak geografisnya sih. 

Sedangkan RevShare lebih jauh lagi. Jika CPA hanya dibayar untuk setiap langganan yang terjadi, RevShare akan membayar untuk setiap klik yang tercipta. Tak tanggung-tanggung, di situsnya mereka berani membayar 75% dari total harga iklan untuk setiap klik yang dilakukan oleh pengguna.

Pencairan pembayaran bisa dilakukan setiap saat dengan syarat sudah terkumpul minimal $50. Tapi mereka juga menetapkan pembayaran minimum $15 yang akan selalu dibayarkan pada hari kamis. Jadi kalau belum terkumpul $50 setiap pekannya dan hanya $15 yang bisa dihasilkan, pembayaran tetap bisa dilakukan. Pembayaran buat webmaster bisa dilakukan di Paypal, WebMoney dan Epayments.

Jadi semakin banyak orang melakukan notifikasi semakin besar peluang untuk dapat penghasilan. Apalagi kalau sampai mereka mengklik iklan yang dikirim. Terus terang ini konsep yang menarik dan menjanjikan. 

Ketiga: Tidak Rumit

Terkadang banyak penyedia layanan iklan menjanjikan banyak hal. Tapi saat hendak memulai ada banyak syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Di DatsPush memilih jalan singkat. Jika ingin jadi penerbit atau pengiklan hanya ada beberapa hal yang perlu diisi. 

Penerbit atau Publisher misalnya. Anda hanya perlu mengisi nama, email, telegram, Skype lalu pasword. Selesai. Setelahnya tinggal memasang kode yang diberikan di blog atau website. Caranya, di dalam dasbor pilih tab Site dan Create Site di pojok kanan atas. Anda akan diberi dua pilihan I Buy Traffic atau membeli trafik atau I Have A Site atau saya punya website. Pilih yang i have a site.


Anda akan diminta untuk memilih websitenya jenis HTTP atau HTTPS. Ada perbedaan mencolok dari keduanya. Untuk HTTP berlangganan akan dilakukan dalam dua kali klik, sedangkan HTTPS hanya sekali klik. Saya memilih HTTPS. Kemudian Anda akan diminta mengisi data-data website yang dimiliki. 



Ketika diklik Create / Save, maka skrip yang harus dipasang di website akan muncul. Contohnya seperti berikut. Anda hanya perlu memasang kode tersebut di badan website. 


DatsPush kemudian akan mulai bekerja menampilkan pesan pemberitahuan di situs Anda. Mereka akan bertanya kepada pengunjung Anda apakah mau dapat pemberitahuan lebih lanjut atau tidak. Jika dipikir-pikir, untuk proses semua itu tidak menghabiskan waktu hingga 10 menit. Sangat mudah. 

Memang mereka punya sedikit persyaratan untuk jadi penerbit. Seperti blog atau website yang didaftarkan haruslah menggunakan layanan hosting berbayar. Yang artinya tidak bisa blog gratisan. 

Jumlah pengunjung unik paling minimum yang bisa mereka ajak kerjasama haruslah sebanyak 500 per hari. Hal ini akan dibuktikan dengan memberikan mereka akses ke statistik situs eksternal yang dipakai pemilik blog. Misalnya mengaitkan langsung ke Google Analytics atau Liveinternet. Tapi jangan khawatir, karena mereka tidak seketat Google Adsense. Siapapun bisa mendaftar dan segera menghasilkan uang

Dan yang terakhir, sebagai penerbit yang bekerjasama dengan mereka, kode iklan yang diberikan tidak boleh ditempatkan ke situs lain yang tidak didaftarkan. Sanksinya cukup berat karena berpotensi kehilangan pendapatan. Syarat-syarat ini menurut saya cukup umum dan juga sering diterapkan banyak penyedia layanan iklan. Jadi bukan sesuatu yang perlu didramatisir. 

Kesimpulan dari Blogooblok

Jika dibandingkan dengan layanan iklan pada umumnya yang mengusung konsep popup ads, DatsPush lebih manusiawi dan tidak norak. Ia hanya muncul di website dalam format pemberitahuan kecil apakah bersedia mendapat notifikasi atau tidak. Pengunjung pun punya kuasa penuh untuk mengiyakan atau tidak. 

Jenis-jenis iklan yang mereka pasarkan juga tidak mencurigakan. Ini sih masih klaim mereka. Tapi dari beberapa penerbit luar negeri yang saya baca ulasannya tentang DatsPush, mereka berani menjamin iklan yang muncul selalu berasal dari platform yang baik. Prinsip kerja DatsPush mengikuti pedoman keamanan Microsoft. Jadi cukup menjanjikan. 

Kalau saya harus menyarankan. Sebenarnya tidak salah menggunakan layanan DatsPush. Sebagai blogger yang mengupayakan penghasilan dari afiliasi atau iklan langsung seperti Google Adsense. Tidak ada salahnya juga menggunakan iklan notifikasi. Kapan lagi kita bisa menerapkan semua jenis iklan tanpa harus mengganggu pengunjung. 

Silahkan kunjungi DatsPush jika ingin tahu lebih jauh dan mulailah menghasilkan uang.